SAMARINDA – Sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon rahmat dan turunnya hujan, kegiatan Salat Istisqa digelar pada Jumat, 11 September 2026 pukul 07.30 WITA berlokasi di Halaman Parkir Kantor Balaikota Samarinda. Pelaksanaan salat berjamaah ini diikuti secara khidmat oleh jajaran Pejabat dan Forkopimda Kota Samarinda, seluruh ASN Sekretariat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Samarinda, hingga Kepala OPD beserta perwakilan 15 staf dari masing-masing instansi.

Ibadah ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Samarinda bersama DPRD, TNI, dan masyarakat sebagai bentuk permohonan atas kondisi wilayah Samarinda yang telah dilanda kemarau tanpa hujan selama lebih dari satu bulan. Melalui momentum ibadah tersebut, seluruh peserta memanjatkan doa dan memohon ampunan agar hujan segera diturunkan sehingga aktivitas serta kehidupan warga dapat kembali berjalan lancar seperti sediakala.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan kesiapannya bersama Pemerintah Kota Samarinda, TNI, dan masyarakat dalam mengantisipasi dampak krisis air bersih serta ancaman kekeringan yang melanda wilayah Samarinda.

Pengalokasian Anggaran Tanggap Darurat dan Penguatan Relawan Dalam penanganan dampak bencana di lapangan, DPRD Kota Samarinda memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan para relawan dan instansi teknis terkait. Ketua DPRD Kota Samarinda menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk keterlibatan masyarakat dan relawan akan dimasukkan ke dalam mekanisme anggaran tanggap darurat hasil sinergi Pemkot Samarinda dan DPRD. Kesiapsiagaan bersama antara pemerintah, TNI, DPRD, dan elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan.
RDP Rutin Selesaikan Krisis Air Bersih dan Intrusi Air Garam Menanggapi kelangkaan dan pembatasan distribusi air bersih di Samarinda, DPRD Kota Samarinda secara intensif menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) hampir setiap hari bersama dinas-dinas terkait. Krisis air bersih ini sempat dipicu oleh masuknya kadar air garam ke kawasan muara sehingga proses pengolahan dan distribusi air terhenti sementara. Pihak Perumda Tirta Kencana kini terus berupaya mengoptimalkan distribusi air harian, sementara masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air seperlunya. Melalui RDP tersebut, DPRD terus memberikan penekanan kepada instansi terkait agar penanganan krisis air berjalan optimal.

Ajakan Menjaga Kondusivitas dan Tangkal Hoaks Di tengah situasi musibah kekeringan ini, Ketua DPRD Kota Samarinda meminta seluruh warga untuk tetap menjaga kondusivitas daerah. Masyarakat diminta untuk lebih cermat dalam memilah dan menyaring informasi agar tidak terpengaruh maupun menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan kegaduhan atau keresahan sosial.
Dokumentasi Foto-foto kegiatan selengkapnya KLIK disini


